Senior – Junior

SAM_1634

Pokokorps Satuan 7 Taruna tingkat II (tengah) BST. Arief Bastomy senyum dalam jepretan taruna yang diapit oleh dua taruna junior BDT. Imam Malik Arifin dan BDT. Redha Astrian. Tak hanya pengasuhan yang berbau fisik yang diberikan senior kepada junior namun Asih dari senior merupakan sebuah hal yang indah bagi taruna junior. Dikala kerja dan efektif senior junior satu klik di lapangan mungkin akan satu pangkat namun keindahan di lemdiklah yang menjadikan hirarki, respek, dan loyalitas senior junior satu klik tetap hidup.

Pokokorps merupakan jabatan yang diberikan lembaga kepada senior untuk mendidik juniornya sehingga ia tempat tinggal satu asrama dengan juniornya guna pengawasan dan pengendalian dari tingkah laku seorang junior. kembali dari pedoman senior terdahulu bahwa seorang senior lebih bangga bila melihat juniornya lebih baik dari dirinya maupun dari senior sebelumnya karena terbukti bahwa binaannya berhasil. Baik buruknya junior terampu pada seniornya walaupun dalam kenyataannya junior mempunyai watak masing-masing dan tak mungkin langsung menaati perintah maupun peraturan senior tetapi setidaknya tingkah laku senior dapat dicontoh.

Tali Merah dan kuning yang melekat pada dada kanan senior adalah wujud tanggung jawab yang diberikan kepada taruna senior. Pokokorps dipilih tidak hanya taruna senior tersebut menonjol dari segi akademik namun dari segi mental dan jasmani lebih baik dari satu angkatannya sehingga dapat menjadi panutan bagi junior.

Terima Kasih Seniorku. Kami Den 46 Anindya Yodha akan berusaha menjadi “Pejuang Handal Tak Tercelah”.

Advertisements

Cendrawasih Akpol

SAM_0957

Akademi kepolisian memiliki sebuah kesatuan musik yang biasa disebut sebagai drum band atau drum corps. Sebagaimana pendahulunya saat masih tergabung dalam Akabri, drum band cendrawasih Akademi Kepolisian biasanya dipertunjukkan saat mengiringi defile pasukan atau mengiringi kegiatan kirab.

Saat Polri telah berpisah dari TNI, otomatis Akademi Kepolisian berpisah dari Akabri. Mulai saat inilah dibentuk konsep baru drum band Cendrawasih Akpol menjadi bentuk drum corps. Sebuah konsep musik yang memainkan lagu – lagu relative lebih modern dan inovatif. Biasanya drum corps dipertunjukkan untuk mengisi acara baik ditingkat daerah sampai tingkat nasional.

Keindahan Cendrawasih tak hanya semata mata dari segi visual namun musik dan kerapian dalam barisan bagaikan sayap yang terburai rapi dari burung cendrawasih. Untuk mendapatkan sebuah lagu display dan chart membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan, Karena koordinasi dari seluruh alat musik membutuhkan proses dan perlunya keteraturan nada dari perkusi dengan brass. Drumcorps Cendrawasih merupakan etalase akademi kepolisian dalam perpolisian masyarakat dari masa taruna.

Menjadi taruna drumcorps cendrawasih adalah kebanggaan. Dan tak mudah untuk mendapatkannya. yang paling favorit dari taruna adalah perkusi. Karena dari segi visual dilihat paling keren dan menunjukkan kejantanan dari binaan resimen. Namun egoisme dari masing-masing akan nampak karena kualitas dan kuantitas pembinaan yang berbeda-beda.

Drumcorps Cendrawasih dipimpin oleh stickmaster yang terdiri dari lima diantaranya 4 taruna dan 1 taruni. namun saat akan menampilkan display dipimpin oleh conducter atau yang sering disebut field commander.

Semoga DC Akpol lebih terampil sehingga dapat deputasi ke luar negeri seperti halnya yang dimainkan DC angkatan 45 di Ginza street tokyo.

Taruna Senior

Tak terasa akan menginjak tingkat III. Dari penantian 3 tahun lamanya, Bulan Agustus tepatnya detasemen Anindya yodha akan dinobatkan sebagai taruna paling senior di resimen Akademi Kepolisian. Secara pangkat sekarang ini detasemen Anindya Yodha sudahlah menjadi raja kampus namun secara mental belumlah terbentuk mindset senior yang ideal karena umur kesenioran detasemen 46 baru seumur jagung. Dari sini seorang sersan tua mulai belajar bagaimana cara asah, asih, dan asuh seorang junior karena menjadi senior mempunyai tanggung jawab yang besar. Kebanggaan dari seorang senior adalah ketika melihat juniornya lebih baik dari pada satu angkatanya maupun dari angkatan sebelumnya. Dari situlah terbentuk mindset melindungi, mengayomi, dan melayani senior dengan junior.

Kehidupan mungkin terasa singkat jika kita berada diatas, namun ingat seseorang tidaklah sukses apabila tidak adanya bawahan yang mampu membuatnya di puncak roda kehidupan. Hanya disinilah saya merasa mendappat banyak pelajaran soal 3 hal pokok yang harus ditanamkan di lembaga kemiliteran maupun kepolisian yaitu Respek, Hirarki, dan Loyalitas. Respek adalah wujud kesigapan dari diri kepada orang lain dengan usaha untuk menanggapi orang tersebut. Hirarki yaitu menjujung tinggi derajat kepangkatan dengan saling menghormati. Loyalitas adalah wujud respek dari seorang junior kepada senior dengan melaksanakan setiap kebijakan maupun perintah.

Taruna dengan mahasiswa jika dibedakan mungkin tidak jauh beda dari dari segi akademik, namun dari segi sikap dan perilaku seorang taruna mempunyai nilai lebih. Karena taruna dibiasakan dengan 3 hal pokok tersebut dan bagaimana cara menanggapinya di asrama. Tidak selalu yang namanya junior tertindas dan senior selalu merasakan kekuasaan yang diperolehnya. Karena di Lemdik hanyalah drama, dan yang sebenarnya secara kepangkatan akan di buktikan disaat efektif dinas.

Sedikit celoteh dari saya masalah taruna, untuk mengisi kekosongan disaat saya yang ingin menuangkan hal positif ke lembar informasi terhadap semua orang. semoga bermanfaat. fahryartlas@ymail.com

By fahryartlas Posted in Resimen