Polri dan Keterbukaan Informasi Publik

bagus Bpak Blognya…
Update terus Bpak…
Semoga tidak capek dan bosan ngajar di Akpol Bpak

Eboni, Rumah Adi..

Komunikasi Sosial & Keterbukaan
Informasi Publik di lingkungan Polri

Dr Adi Nugroho,M.Si
Dosen pada Program S2 Kebijakan Media,
Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro
(adinugroho@undip.ac.id)

Abstract :
Social communication in the communication studies should have a purpose. One important aspect in the social communication context is their goal that wants to be achieves in large society, social change to the more meaningful social life for the social development. Social communication also instrumental to increase the human resource for social development and to build a communication situation that facilitated good information flow.

Abstrak :
Komunikasi Sosial (Komsos) sebagaimana dalam studi-studi komunikasi lainnya,pastilah mempunyai tujuan. Satu hal yang penting dalam konteks komunikasi sosial adalah tujuan yang hendak dicapai dalam komunikasi ini adalah masyarakat sebagai sebuah entitas sosial, serta perubahan sosial kearah yang makin bermakna bagi kemajuan masyarakat. Komunikasi sosial juga dapat di dorong untuk mencapai peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam…

View original post 6,050 more words

Advertisements

PRASETYA PERWIRA 2013

Prasetya perwira adalah moment yang di idam-idamkan para taruna. Banyak taruna berpikir kapan saya praspa dan dilantik jadi IPDA atau LETDA. Walaupun Pelaksanaan upacara prasetya perwira (Praspa) di lapangan banda, Akademi Angkatan Laut (AAL), Selasa (2/7/2013) pagi di guyur hujan.

Acara yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB itu tertunda sekitar pukul 08.30 WIB. namun makna dan sakral dari praspa tak kunjung hilang. Hening dan hanya suara angin yang menderu di lapangan menandakan betapa berartinya bagi calon pemimpin TNI dan Polri di masa depan. Janji prasetya perwira diucapkan berarti mulai saat itu disahkan dan dibebankan untuk menjadi kader pemimpin masa depan.

735 Calon Prajurit Remaja (Capaja) TNI – Polri menjadi Perwira Remaja dengan pangkat Letnan Dua (Letda) dan Inspektur Dua dalam suatu upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2013 di Lapangan Banda, Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya. Disamping dilantik menjadi Letnan Dua, mereka juga berhak menyandang gelar sarjana terapan pertahanan (S.T.Han) yang diperoleh dari penyelenggaraan pendidikan vokasi program jenjang Diploma IV di Akademi Angkatan.

 

Ke-735 Capaja tersebut adalah 451 lulusan Akademi TNI yang terdiri dari Taruna Akmil 238 orang, Kadet AAL 105 orang dan 108 orang Karbol AAU. Sedangkan sisanya 284 orang adalah lulusan Taruna Akpol dimana 48 diantaranya adalah Taruni. Mereka telah dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan selama 4 tahun bagi Capaja TNI dan 3 tahun bagi Capaja Akpol yang dibagi dalam dua tahap yaitu Taruna Akademi TNI yang diawali dengan pendidikan integratif Taruna tingkat I selama satu tahun di Resimen Chandradimuka Akademi TNI dan selanjutnya mengikuti pendidikan lanjutan selama 3 tahun di Akademi Angkatan Masing-masing. Sedangkan untuk Taruna Akpol melaksanakan pendidikan selama tiga tahun berturut-turut dilaksanakan seluruhnya di Akpol, Semarang.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono, Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Menteri Pertahanan Purnomo Yosgiantoro itu, Kepala Staf Angkatan, pejabat teras TNI dan Polri  Presiden Susilo Bambang Yudhyono meminta para perwira di jajaran TNI dan Polri untuk memahami perkembangan lingkungan strategis, baik global, regional, maupun nasional.“Tidak ada negara yang kita anggap sebagai musuh, dan sebaliknya, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang memusuhi negara kita. Lingkungan strategis baru yang khas itu, juga memberikan peluang yang sangat besar bagi kita untuk lebih berperan di dunia internasional,” kata ujarnya.

Seiring dengan modernisasi alutsista yang sedang dilaksanakan utamanya di jajaran TNI itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan bahwa saat ini  diperlukan perwira-perwira muda yang handal, untuk mengawaki berbagai alutsista modern, yang telah dan akan segera dimiliki.“Persiapkan diri kalian baik-baik, dan asahlah terus pengetahuan dan kemampuan kalian, agar bisa mengemban tugas-tugas yang penting ini,” pesannya.

Acara ditandai dengan pemberian penghargaan berupa Adhimakayasa kepada lulusan terbaik masing-masing Angkatan dan Polri, dimana sebagai lulusan terbaik dari Akmil diraih Sermatutar Mat Sony Misturi, AAL diraih Sermatukad (P) Pandu Indramanto, AAU diberikan kepada Sermatukar I Putu Satrya Kedaton dan Brigtutar Handa Wicaksana dari Taruna Akpol, serta pengambilan sumpah Perwira TNI dan Polri oleh Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.

Selamat Kakak Asuh(IPDA Mulya Sugiharto). Salam dari Adik Asuh semoga diberikan yang terbaik.

Gaji + Remunerasi Polisi

Jumlah Gaji dan Remunerasi Polri

Sejak tahun 2010, setiap anggota Polri mendapatkan tunjangan kinerja (remunerasi) dari pemerintah setiap bulannya. Remunerasi itu senilai Rp. 600.000 an bagi pangkat terendah (lulusan Bintara/Caba) lalu naik sekitar Rp. 100.000 setiap jenjang pangkat. Untuk Perwira pertama (lulusan Akpol), remunerasi yang diterima berkisar Rp. 1.200.000 an. Ditambah dengan gaji dan tunjangan uang lauk pauk yang berjumlah sekitar Rp. 2.600.000, maka pendapatan anggota Polri dengan pangkat terendah Bripda dan baru lulus dari Secaba adalah berkisar Rp. 3.200.000.  dan sekitar Rp. 4.000.000 bagi pangkat Ipda lulusan Akpol dan SIPSS. Jumlah nilai remunerasi tersebut yang diberikan sampai tengah tahun 2011 masih sekitar 22% dari target pemberian, artinya ke depan direncanakan tunjangan kinerja Anggota Polri kira-kira 4 kali lipat dari saat ini.